Dosen dan Peneliti Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem UGM Kembangkan Inovasi Perkebunan Sawit Berkelanjutan Bersama Wilmar dan PPKS

PONTIANAK, KALIMANTAN BARAT – Tim Dosen dan Peneliti dari Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) telah menuntaskan kunjungan lapangan ke Wilmar International Plantation di Kalimantan Barat pada 8-10 Desember 2025. Kunjungan ini merupakan bagian dari inisiatif Primestep untuk menindaklanjuti kerja sama riset dalam pengembangan teknologi pertanian presisi dan berkelanjutan.

Tim UGM yang membawa keahlian di bidang biosistem informatika, teknik lingkungan, dan teknologi drone, terdiri dari Ir. Andri Prima Nugroho, Ph.D., Dr. Prieskarinda Lestari, Ardan Wiratmoko, STP., M.Sc., dan Samuel Gatot Marseno, STP.

Dalam diskusi kolaborasi riset dengan perwakilan Wilmar International Plantation, Dr. Suwardi, serta tim peneliti dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) yang diwakili oleh Dr. Nuzul Hijri Dahlan dan Muhdan Syarovi, STP., M.Sc., beberapa poin penting dibahas:

  • Pengembangan Sistem Deteksi Pupuk Palsu: Tim UGM mempresentasikan kemajuan sistem deteksi pupuk palsu generasi ketiga yang akan segera dipatenkan. Kolaborasi dengan PPKS diusulkan untuk integrasi sensor spektroskopi guna mendeteksi pupuk campuran dan penggunaan pelarut non-air untuk fosfor. Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) juga menjadi fokus untuk distribusi dan edukasi.
  • Uji Awal Deteksi Kematangan Buah: Pengujian awal alat Felix Instrument (Felix F750) untuk deteksi kematangan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit dilakukan. Tim UGM dan PPKS akan menyusun standar kematangan buah yang realistis untuk implementasi di lapangan.
  • Monitoring Tinggi Muka Air (TMA) Lahan Gambut: UGM menawarkan pengembangan dashboard terintegrasi untuk monitoring TMA yang dapat membantu pengambilan keputusan dalam pengelolaan air di lahan gambut, mendukung strategi Water Management Wilmar.
  • Riset Carbon Capture: Dr. Prieskarinda Lestari membahas potensi riset Carbon Capture, dengan pertimbangan narasi yang memberikan nilai tambah bagi citra perusahaan.

Kunjungan lapangan juga mencakup pengujian langsung alat Felix F750 untuk quality assessment TBS. Asisten General Manager Wilmar, Pak Sutanto, menyampaikan apresiasi atas inovasi teknologi yang diperkenalkan UGM. General Manager Wilmar Kalbar, Dr. Suwardi, menekankan pentingnya kolaborasi untuk menyempurnakan water management menjadi best practice pengelolaan gambut.

Kolaborasi antara UGM, Wilmar, dan PPKS ini diharapkan dapat terus menghasilkan solusi inovatif yang mendukung pertanian berkelanjutan, ketahanan pangan, dan pengelolaan sumber daya alam yang efisien, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *