Peneliti Smart Agriculture Research Center DTPB FTP UGM Ikuti Seminar Nasional Agrotropikal 2026 

Oleh : Fahmi Arsyad

Yogyakarta, 30 April 2026 — Tim peneliti Smart Agriculture Research Center (Smartagri), Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB), Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM), berpartisipasi dalam kegiatan Seminar Nasional Agrotropikal 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Kamis, 30 April 2026, dengan mengusung tema “Transformasi Teknologi dan Inovasi Pertanian untuk Ketahanan Pangan dan Pertanian Berkelanjutan.”

Partisipasi ini melibatkan delapan peneliti Smartagri, yaitu Ardan Desta Vaunendra, Devi Ramdani, Rizqi Asy’ari Ramadhan, Bagus Dwi Putra Atmaja, Arinda Fadea Pramaesela, Faiz Ridwan Pratama, Les’ Aullian Achmad Argito, dan M. Ilham Al Marda, yang turut berkontribusi dalam upaya diseminasi hasil riset serta penguatan jejaring akademik di bidang pertanian presisi dan smart farming. Dalam pelaksanaannya, seminar nasional ini menghadirkan keynote speaker serta narasumber dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang membahas perkembangan teknologi dan inovasi di sektor pertanian, dengan fokus pada integrasi teknologi digital, peningkatan efisiensi sistem produksi, serta strategi keberlanjutan dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan global.

Dalam kegiatan tersebut, tim peneliti Smartagri mempresentasikan berbagai hasil penelitian yang berfokus pada penerapan teknologi pertanian presisi berbasis data dan smart systems untuk meningkatkan efisiensi produksi serta pengelolaan sumber daya. Beberapa penelitian yang dipresentasikan meliputi:

  • Evaluasi Penerapan Irigasi Sprinkler melalui Analisis Hidraulik dan Analisis Keseragaman Distribusi Air Berbasis Christiansen Uniformity di Lahan Pantai Glagah, Kulon Progo oleh Devi Ramdani
  • Pengembangan Sistem Irigasi Sprinkler Otomatis Berbasis IoT di Lahan Pasir Pantai oleh Rizqi Asy’ari Ramadhan
  • Pengembangan Algoritma Fuzzy Logic untuk Optimasi Irigasi Lahan Pasir Berdasarkan Evapotranspirasi dan Lengas Tanah oleh Ardan Desta Vaunendra
  • Estimasi Konduktansi Stomata Padi Menggunakan Algoritma XGBoost Berbasis Citra Multispektral Unmanned Aerial Vehicle oleh Faiz Ridwan Pratama
  • Pengembangan Model Prediksi Debit Saluran Primer Berbasis Deep Learning untuk Mendukung Optimalisasi Pola Tanam di Daerah Irigasi Sapon, Kabupaten Kulon Progo oleh Bagus Dwi Putra Atmaja
  • Kuantifikasi Faktor Eksternal Sebagai Dasar Evaluasi Kinerja Operator di Daerah Irigasi Sapon oleh Arinda Fadea Pramaesela
  • Karakteristik Impedansi Listrik Daun Selada pada Tegangan 0,4 V dan 100 kΩ oleh Les’ Aullian Achmad Argito

Pendekatan penelitian yang digunakan menekankan integrasi teknologi seperti penginderaan jauh, sistem kendali berbasis data, Internet of Things (IoT), serta pemodelan berbasis machine learning dalam mendukung pengambilan keputusan di sektor pertanian modern. Penelitian-penelitian tersebut menjadi bagian dari pengembangan teknologi pertanian presisi untuk mendukung efisiensi penggunaan air, optimalisasi sistem irigasi, serta peningkatan produktivitas pertanian secara berkelanjutan.

Mahasiswa yang terlibat dalam penelitian ini berada di bawah bimbingan Dr. Murtiningrum dan Dr. Andri Prima Nugroho dari Smart Agriculture Research Center, Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada. Kegiatan penelitian ini didanai melalui Program Hilirisasi Riset Prioritas – SINERGI Kemendikbudristekdikti Tahun 2025. Selain itu, kegiatan penelitian juga didukung oleh Working Group Food Security (WGFS 1.2) Precision Agriculture and Smart Farming, Pusat Unggulan Antar Perguruan Tinggi (PUAPT) Universitas Gadjah Mada, yang menyediakan dukungan fasilitas penelitian.

Keterlibatan dalam seminar ini menunjukkan komitmen Smart Agriculture Research Center dalam mengembangkan riset yang relevan dengan kebutuhan sektor pertanian modern, sekaligus menjadi wadah untuk bertukar gagasan, memperluas kolaborasi, serta memperkuat kontribusi dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan.

Kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian SDG 2 (Zero Hunger), SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure), dan SDG 13 (Climate Action). Hal ini selaras dengan arah pengembangan riset Smartagri yang berfokus pada inovasi teknologi pertanian presisi untuk mendukung peningkatan ketahanan pangan dan efisiensi sistem produksi pertanian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *